"Smk Wika Bisa"

K O M P A S

Oleh : Basuki Soen

A.   Pengertian Kompas :

Kompas adalah suatu alat penunjuk yang dapat digunakan untuk menetapkan arah, dimana arah disini adalah arah yang ditunjukkan oleh jarum kompas. Tentu saja dalam hal ini arah yang ditunjukkan adalah arah Utara Kompas/Utara Magnetis. Karena kita ketahui ada tiga buah arah utara, yakni utara peta, utara magnetis dan utara sebenarnya.

B.   Macam-macam Kompas  :

1.Kompas Prisma  :

3072932_photocompassm73

Merupakan kompas yang berputar di dalam cairan bening (minyak), sehingga jarum kompas lebih tenang dan cepat berhenti. Dinamakan kompas prisma, karena menggunakan lensa prisma sebagai optik untuk memperbesar/melihat besarnya sudut kompas.

2. Kompas Lensa :

ww

Mirip dengan kompas prisma, hanya saja optik yang digunakan berupa lensa cembung, yang berfungsi sama untuk melihat/memperbesar skala-skala sudut kompas.

3. Kompas Silva  :

silva-ranger

Pada kompas ini terdapat clinometers yang dipakai untuk mengukur sudut inklinasi, dimana jarum indicator inklinasi ( non magnet ) digabungkan dalam tempat kompas.

4. Kompas Geologi  :

Pada kompas ini, mirip dengan kompas silva hanya saja pada kompas geologi dilengkapi vitur yang lebih lengkap untuk berbagai keperluan.

Picture1

Di dalam buku ini tidak akan dibicarakan ke empat jenis kompas tersebut. Hanya kompas prisma saja yang akan dibahas pada kesempatan kali ini.

C.  Cara Menggunakan Kompas Prisma  :

Bagian-bagian/Komponen Kompas Prisma :

Kompas Prisma 1

Keterangan gambar :

  1. Kotak kompas dengan pembagian arah mata angin.
  2. Kaca kompas yang dapat diputar dengan pembagian angka derajatnya.
  3. Pelat becahaya dengan garis tanda dan garis rambut (di bawah kaca kompas).
  4. Garis petunjuk yang bercahaya ( pospor ).
  5. Lingkaran kompas dengan pembagian derajat dan jarum kompas yang bercahaya.
  6. Gelang kaca kompas dari tembaga.
  7. Tutup kompas dengan kaca penutup dan garis rambut (visir).
  8. Pelindung kaca.
  9. Skrup penjepit
  10. Prisma yang dapat distel kedudukannya yang dilengkapi dengan lubang/takik pembidik.
  11. Tangkai/cincin jempol dari tembaga.
  12. Pelat/garis tanda bercahaya dengan bibir bertakik.

2.  Cara Memakai Kompas Prisma :

  1. Tutup kompas dibuka tegak lurus 90 o .
  2. Bidik sasaran melalui takik/celah prisma dan sasaran harus segaris dengan garis rambut/visir pada tutup kompas.
  3. Setelah tepat sasaran yang dibidik, liriklah besar angka derajatnya yang ditunjukkan oleh jarum kompas melaui optic/prisma, angka itu menunjukkan besarnya arah bidikan.
  4. Bila arah kompas/sasarannya sudah ditentukan, misalnya 60 0 maka setelah angka tersebut diperoleh, selanjutnya melalui garis rambut cari suatu tanda di medansebagai sasaran bidik, umpamanya pohon, batu, tiang atau tanda alam lainnya yang segaris dengan garis rambut/visir.

Kompas Prisma 2 cara pegang

Kompas Prisma 2

3. Berjalan Menurut Arah Kompas

a. Berjalan pada Siang Hari (Kompas Siang ) :

  • Bidikkan kompas ke suatu sasaran, misalnya 60 0.
  • Cari suatu tanda di medan yang bisa dijadikan patokan ( tiang, pohon, batu dll).
  • Bergeraklah menuju ke sasaran yang telah ditentukan tadi.
  • Sebelum bergerak ke sasaran, tandailah terlebih dahulu titik pemberangkatan kita.
  • Setelah sampai di sasaran antara, untuk mengecek kebenaran arah, maka kompas kita bidikkan ke arah balik ( back azimuth ).
  • Pada titik pemberangkatan, jika benar arahnya maka azimuth baliknya adalah 60 0  +  180 0  =  240  0.
  • Langkah selanjutnya bila tidak terdapat tanda alam yang bisa dijadikan patokan, maka kita bisa memanfaatkan teman kita dengan membawa tongkat sebagai sasaran bidik.
  • Bila tidak punya teman dan tidak ada tanda alam yang bisa dijadikan patokan, maka kita gunakan prinsip kompas malam untuk menuju sasaran.

Bila dalam perjalanan menemukan hambatan berupa jurang yang dalam atau lembah yang terjal, maka kita dapat mengambil jalan memutar, dengan catatan kita sudah tentukan sasaran antara di seberang jurang.  Sebaliknya bila kita menemukan hambatan  bukit terjal yang tidak bisa melihat sasaran dibalik bukit tersebut, maka dapat kita lakukan seperti pada gambar di bawah ini :

12

  • Bergeraklah dari titik A –  B sebesar 60 0.
  • Dari titik B, arah kita belokkan ke kanan 90 0 ( 60 0   +  90 0  = 150 ), dari titik B  –  C kita bergerak  150 0  , bersamaan dengan itu hitung jarak langkah kaki kita ( misalnya 25 langkah melewati bukit terjal ).
  • Dari titik C –  D , kembali kita bergerak 60 0 , sampai melewati hambatan tersebut.
  • Dari titik D –  E , bergerak gunakan arah back azimuth dari titik  B  –  C ( 150 0   +  180 0  = 330 ) dengan jarak yang sama yaitu 25 langkah.
  • Dari titik E –  F , kembali kita bergerak dengan arah 60 0

b.  Berjalan pada Malam Hari (Kompas Malam) :

  • Kompas dibuka lebar, skrup penjepit dikendorkan.
  • Kaca kompas diputar ke arah yang dikehendaki (60 0  ), arah tersebut harus berhimpit dengan sumbu kompas.
  • Skrup dikencangkan kembali dan kompas dipegang sebatas dada.
  • Pelat penunjuk cahaya pada piringan dihimpitkan dengan pelat bercahaya pada kaca kompas.
  • Arah yang ditunjukkan oleh sumbu kompas adalah arah yang dikehendaki.
  • Dengan menggunakan sinar lampu senter bidiklah sasaran melalui sumbu kompas, sasaran tepat apabila sinar yang menabrak segaris dengan sumbu kompas.

DSCN3440

D.  Pemanfaatan Tanda-tanda Alam dan Buatan

Dalam melakukan perjalanan kita dapat memanfaatkan tanda-tanda yang ada di alam maupun tanda buatan manusia dalam menentukan arah tanpa menggunakan kompas. Pemanfaatan tanda-tanda alam  dan buatan antara lain :

1. Kuburan Islam mengahadap/membujur utara ke selatan.

images (1)e

2. Masjid (tempat imam) menghadap ke kiblat, untuk Indonesia mengahadap ke barat              laut.

images (1)j

3.  Pertumbuhan lumut yang lebih tebal akan menunjukkan arah timur, karena sinar                   matahari yang belum terik pada pagi hari.

download003

4.  Dengan metode bayang-bayang tongkat, dimana tongkat ditancapkan ke dalam tanah.         Buatlah supaya tidak ada bayangannya, tunggu sampai tongkat tersebut muncul                     bayangannya  15 cm/lebih. Bayangan ujung tongkat yang kelihatan menunjukkan arah         timur, ujung tongkat yang tertancap  menunjukkan arah barat (bila waktu setelah                   melewati tengah hari). Sebuah garis melintang bayangan tadi menunjukkan arah utara       selatan.

images (1)l

5.  Dengan menggunakan rasi bintang, diantaranya :

  1. Rasi Bintang Pari/Salib Selatan/Gubug Penceng (Southern Cross) :   Rasi bintang ini terletak di belahan langit selatan.
  2. Rasi Bintang Biduk Besar (Great Bear) ;  Gugusan bintang ini terdiri atas tujuh bintang yang letaknya di belahan langit utara.

download04

Selamat membaca, semoga bermanfaat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Oleh : Basuki Soen

A.  Pengertian Kompas

Kompas adalah suatu alat penunjuk yang dapat digunakan untuk menetapkan arah, dimana arah disini adalah arah yang ditunjukkan oleh jarum kompas. Tentu saja dalam hal ini arah yang ditunjukkan adalah arah Utara Kompas/Utara Magnetis. Karena kita ketahui ada tiga buah arah utara, yakni utara peta, utara magnetis dan utara sebenarnya.

B.   Macam-macam Kompas

1. Kompas Prisma :

Merupakan kompas yang berputar di dalam cairan bening (minyak), sehingga jarum kompas lebih tenang dan cepat berhenti. Dinamakan kompas prisma, karena menggunakan lensa prisma sebagai optik untuk memperbesar/melihat besarnya sudut kompas

3072932_photocompassm73

 

2.   Kompas Lensa :

ww

Mirip dengan kompas prisma, hanya saja optik yang digunakan berupa lensa cembung, yang berfungsi sama dengan kompas prisma untuk melihat/memperbesar skala-skala sudut kompas.

3.  Kompas Silva :

silva-ranger

Pada kompas ini terdapat clinometers yang dipakai untuk mengukur sudut inklinasi, dimana jarum indicator inklinasi ( non magnet ) digabungkan dalam tempat kompas.

4.   Kompas Geologi

Picture1

Pada kompas ini, mirip dengan kompas silva hanya saja pada kompas geologi dilengkapi vitur yang lebih lengkap untuk berbagai keperluan.

Di dalam buku ini tidak akan dibicarakan ke empat jenis kompas tersebut. Hanya kompas prisma saja yang akan dibahas pada kesempatan kali ini.

C.   Cara Penggunaan Kompas Prisma

1. Bagian-bagian/Komponen Kompas Prisma :

Kompas Prisma 1

Keterangan gambar :

  1. Kotak kompas dengan pembagian arah mata angin.
  2. Kaca kompas yang dapat diputar dengan pembagian angka derajatnya.
  3. Pelat becahaya dengan garis tanda dan garis rambut (di bawah kaca kompas).
  4. Garis petunjuk yang bercahaya ( pospor ).
  5. Lingkaran kompas dengan pembagian derajat dan jarum kompas yang bercahaya.
  6. Gelang kaca kompas dari tembaga.
  7. Tutup kompas dengan kaca penutup dan garis rambut (visir).
  8. Pelindung kaca.
  9. Skrup penjepit
  10. Prisma yang dapat distel kedudukannya yang dilengkapi dengan lubang/takik pembidik.
  11. Tangkai/cincin jempol dari tembaga.
  12. Pelat/garis tanda bercahaya dengan bibir bertakik.

2. Cara Memakai Kompas Prisma :

  1. Tutup kompas dibuka tegak lurus 90 o .
  2. Bidik sasaran melalui takik/celah prisma dan sasaran harus segaris dengan garis rambut/visir pada tutup kompas.
  3. Setelah tepat sasaran yang dibidik, liriklah besar angka derajatnya yang ditunjukkan oleh jarum kompas melaui optic/prisma, angka itu menunjukkan besarnya arah bidikan.
  4. Bila arah kompas/sasarannya sudah ditentukan, misalnya 60 0 maka setelah angka tersebut diperoleh, selanjutnya melalui garis rambut cari suatu tanda di medansebagai sasaran bidik, umpamanya pohon, batu, tiang atau tanda alam lainnya yang segaris dengan garis rambut/visir.

Kompas Prisma 2 cara pegang

Kompas Prisma 2

3.  Berjalan Menurut Arah Kompas

a.  Berjalan pada Siang Hari (Kompas Siang ) :

  1. Bidikkan kompas ke suatu sasaran, misalnya 60 0.
  2. Cari suatu tanda di medan yang bisa dijadikan patokan ( tiang, pohon, batu dll).
  3. Bergeraklah menuju ke sasaran yang telah ditentukan tadi.
  4. Sebelum bergerak ke sasaran, tandailah terlebih dahulu titik pemberangkatan kita.
  5. Setelah sampai di sasaran antara, untuk mengecek kebenaran arah, maka kompas kita bidikkan ke arah balik ( back azimuth ).
  6. Pada titik pemberangkatan, jika benar arahnya maka azimuth baliknya adalah 60 0  +  180 0  =  240  0.
  7. Langkah selanjutnya bila tidak terdapat tanda alam yang bisa dijadikan patokan, maka kita bisa memanfaatkan teman kita dengan membawa tongkat sebagai sasaran bidik.
  8. Bila tidak punya teman dan tidak ada tanda alam yang bisa dijadikan patokan, maka kita gunakan prinsip kompas malam untuk menuju sasaran.

Bila dalam perjalanan menemukan hambatan berupa jurang yang dalam atau lembah yang terjal, maka kita dapat mengambil jalan memutar, dengan catatan kita sudah tentukan sasaran antara di seberang jurang.  Sebaliknya bila kita menemukan hambatan  bukit terjal yang tidak bisa melihat sasaran dibalik bukit tersebut, maka dapat kita lakukan seperti pada gambar di bawah ini :

12

  1. Bergeraklah dari titik A –  B sebesar 60 0.
  2. Dari titik B, arah kita belokkan ke kanan 90 0 ( 60 0   +  90 0  = 150 ), dari titik B  –  C kita bergerak  150 0  , bersamaan dengan itu hitung jarak langkah kaki kita ( misalnya 25 langkah melewati bukit terjal ).
  3. Dari titik C –  D , kembali kita bergerak 60 0 , sampai melewati hambatan tersebut.
  4. Dari titik D –  E , bergerak gunakan arah back azimuth dari titik  B  –  C ( 150 0   +  180 0  = 330 ) dengan jarak yang sama yaitu 25 langkah.
  5. Dari titik E –  F , kembali kita bergerak dengan arah 60

b. Berjalan pada Malam Hari (Kompas Malam) :

  • Kompas dibuka lebar, skrup penjepit dikendorkan.
  • Kaca kompas diputar ke arah yang dikehendaki (60 0  ), arah tersebut harus berhimpit dengan sumbu kompas.
  • Skrup dikencangkan kembali dan kompas dipegang sebatas dada.
  • Pelat penunjuk cahaya pada piringan dihimpitkan dengan pelat bercahaya pada kaca kompas.
  • Arah yang ditunjukkan oleh sumbu kompas adalah arah yang dikehendaki.
  • Dengan menggunakan sinar lampu senter bidiklah sasaran melalui sumbu kompas, sasaran tepat apabila sinar yang menabrak segaris dengan sumbu kompas.

DSCN3440

D.  Pemanfaatan Tanda-tanda Alam dan Buatan

Dalam melakukan perjalanan kita dapat memanfaatkan tanda-tanda yang ada di alam maupun tanda buatan manusia dalam menentukan arah tanpa menggunakan kompas. Pemanfaatan tanda-tanda alam  dan buatan antara lain :

1.Kuburan Islam mengahadap/membujur utara ke selatan :

images (1)e

2.  Masjid (tempat imam) menghadap ke kiblat, untuk Indonesia mengahadap ke                         barat laut.

images (1)j

3. Pertumbuhan lumut yang lebih tebal akan menunjukkan arah timur, karena sinar                  matahari yang belum terik pada pagi hari.

download003

4. Dengan metode bayang-bayang tongkat, dimana tongkat ditancapkan ke dalam tanah.        Buatlah supaya tidak ada bayangannya, tunggu sampai tongkat tersebut muncul                      bayangannya  15 cm/lebih. Bayangan ujung tongkat yang kelihatan menunjukkan arah          timur, ujung tongkat yang tertancap  menunjukkan arah barat (bila waktu setelah                  melewati tengah hari). Sebuah garis melintang bayangan tadi menunjukkan arah utara        selatan.

  1. images (1)l5. Dengan menggunakan rasi bintang, diantaranya :

a. Rasi Bintang Pari/Salib Selatan/Gubug Penceng (Southern Cross) : Rasi bintang ini                  terletak di belahan langit selatan.

b. Rasi Bintang Biduk Besar (Great Bear) ; Gugusan bintang ini terdiri atas tujuh                            bintang yang letaknya di belahan langit utara.

download04

Salam dari kami, semoga bermanfaat

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

CAMPING LIBURAN

ISI LIBURAN DENGAN BERTUALANG

 

Agar liburan terasa lebih bemakna, maka direncanakan untuk diadakan suatu kegiatan yang positif dan berkesan tentu pula murah meriah. Ini adalah liburan kenaikan kelas tahun pelajaran 2012/2013. Setelah dilakukan rembug singkat, ditentukan bentuk kegiatannya, yaitu  camping plus trekking dengan mengambil lokasi di batas hutan desa Limpakuwus kecamatan Sumbang Banyumas tepatnya di lereng selatan Gunung Selamet. Waktu yang diambil Sabtu-Minggu, 22 – 23 Juni 2013, kumpul dan berangkat pukul 14.00 WIB dari pangkalan SMK Widya Karya Purwokerto.

Pukul 13.30 dengan delapan personil, kumpul di pangkalan, 14.15 bergerak ke titik start. Trekking dimulai dari Blembeng 2, melewati Kalipangkon.

Image

Image

Cuaca mendung, kami terus melangkah, melewati alam pedesaan yang terlihat asri dan sejuk.

Image

Keluar dari desa, masuk ke area terbuka perkebunan yang ditanami rumput gajah untuk pakan sapi perah.

Image

Menerabasi rumput yang tinggi dan berdaun tajam,  tanpa menggunakan baju lengan panjang merupakan satu tantangan tersendiri. Lengan dan wajah tidak pelak tergores rumput yang cukup tajam itu, hmm perih terasa dikulit walau tidak sampai berdarah-darah.

Image

Keluar dari goresan rumput, bertemu dengan jalan beraspal, kemudian kembali menelusuri jalan setapak kea rah utara dan terus mendaki.

Image

Image

Akhirnya masuk ke wilayah hutan pinus, lokasi ini yang dijadikan target berkemah untuk satu malam.

Image

Pilih lokasi yang agak tinggi, walau berangin namun dapat dengan leluasa melihat pemandangan alam sekitar, landscapenya begitu indah,  terutama pandangan ke arah selatan kota Purwokerto.

Image

Segera tenda didirikan, waktu sudah semakin redup, pukul 17.20 saat tenda selesai dibangun.

Sehabis magrib, kegiatan rutin, masak-memasak untuk makan malam, sekaligus bikin minuman yang hangat karena cuaca terasa semakin dingin dengan ditambah angin dari utara yang berhembus cukup kencang menerpa kami.

Image

Lampu kerlap-kerlip dari arah kota menambah keindahan malam yang sejuk ini, ditambah bulan purnama di ufuk timur mulai memancar, begitulah lukisan alam yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Image

Gerimis turun beberapa kali, menambah nyenyak tidur kita malam ini.

Fajar menjelang, tampak warna jingga di ufuk timur, waktunya kita harus bangun dari lelap semalam.

Image

Keperluan pribadi, yang mau mandi sana silahkan mandi, atau cukup mandi bebek saja. Sehabis sarapan, bongkar tenda dan siap-siap untuk aktivitas hari ini.

Image

Image

Kita akan trekking ke arah utara lereng selatan Selamet. Target kami 2 jam perjalanan sampai pada ketinggian 1000 m dpl. Pukul 07.30 kami start dari ketingian 600 m dpl, pada tepian batas hutan pinus.

Image

Jalan mulai mendaki dan masih di vegetasi hutan pinus.

Image

Melewati hutan pinus masuk ke ladang terbuka tanah garapan penduduk setempat.

Image

Dari ladang, belok ke kiri turun menyeberangi sungai berbatu yang merupakan hulu dari sungai Pelus yang membelah kota Purwokerto.

Image

Image

Menyeberang hingga dua sungai, masuk ke vegetasi hutan damar.

Image

Image

Melewati hutan damar masuk ke semak belukar yang sangat rapat.

Image

Jalan setapak yang ada hampir tidak terlihat lagi karena sudah jarang dilalui orang.

Image

Semak belukar harus kami terabas agar bisa mencapai sasaran antara yaitu pada satu jam pertama perjalanan kami.

Image

Satu jam 20 menit, sasaran antara itu baru bisa kami capai. Di pos ini sebagian personil drop mentalnya, tentu diikuti pula fisiknya dikarenakan pada bagian kaki banyak terserang oleh pacet. Karena itu merupakan pengalaman pertama digigit pacet, dan terus mengeluarkan darah membuat mental mereka drop. Untuk lanjut ke pos 2, kami bagi jadi 2 tim, yang drop tinggal di pos 1 dan yang masih semangat terus ke sasaran pos 2 pada ketingggian 1000 m dpl. Medan pada 100 m pertama masih terabas semak belukar, berikutnya hutan mulai terbuka sehingga lebih memudahkan kami untuk melangkah.

Image

Dengan 4 personil, kita hanya dapat mencapai hingga pada ketinggian 910 m.dpl, mengingat rapatnya trek yang harus ditembus, sehingga sangat menguras tenaga.

Image

Dari ketinggian ini, setelah istirahat kami turun untuk menyusul 4 teman yang kami tinggal, cuacapun tampak mulai mendung. Waktu tempuh turun cuma 30 menit hingga bisa kami temukan kembali 4 teman kami.

Sepulum menit rehat, persiapan selesai kami terus turun untuk kembali ke batas hutan pinus sebagi titik awal start kami tadi. Waktu tempuh turun cuma 30 menit,

Image

sementara untuk naik satu jam lebih. Sampai pada batas hutan kami istirahat kembali untuk sekedar bersih-bersih dan menyegarkan kembali fisik kami.

Sebagai target akhir trekking kali ini adalah obyek wisata alam Telaga Sunyi. Obyek tersebut terletak di wilayah desa Limpakuwus kecamatan Sumbang kabupaten banyumas yang berbatasan dengan kecamatan Baturaden.

 

Image

Image

Untuk mencapai target telaga kami berjalan kea rah selatan dengan trek menurun. Dengan penuh kehati-hatian karena jalan yang licin dapat dicapai telaga yang elok.

Image

 

Yang bisa berenang boleh terjun dan mandi , tapi yang tidak bisa cukup main air di pinggiran telaga saja.

Image

Tidak lupa tentu berpose ria untuk mengabadikan momen yang luar biasa ini dengan latar belakang telaga yang memang sunyi ini.

Image

Image

Begitulah, liburan kali ini diisi dengan kegiatan yang cukup menantang, sekligus melatih fisik dan mental anak-anak yang semoga berguna untuk kehidupan mereka di masa-masa mendatang. Masih banyak tempat yang belum terexplor, hanya waktu yang dapat menjawab.

 

TARGET LULUS 100 % UN

SMK Widya Karya Purwokerto pada tahun pelajaran 2012/2013, dapat meluluskan 100 % siswanya yang mengikuti Ujian Nasional. Lulus 100 % bukanlah datang begitu saja, tetapi telah melewati suatu rangkaian langkah yang panjang. Tentu saja adanya usaha keras dan kerja sama antar seluruh komponen sekolah, baik siswa, guru, karyawan dan lain-lainnya.

Image

Sebelum melaksanakan Ujian Nasional/UN, serangkaian program telah dijalankan semenjak awal tahun. Diantara program/aktivitas yang dilakukan adalah melaksanakan beberapa kali try out maupun latihan-latihan soal UN, sesuai SKL(Standar Kompetensi Lulusan) yang ada.

Pada tahun pelajaran 2012/2013, UN dilaksanakan dengan format baru, yaitu soal dengan varian yang banyak, contoh jika di dalam ruang ujian terdapat 20 peserta, maka terdapat 20 varian soal UN. Dengan begitu dapat menekan kecurangan/mencontek saat ujian.

Image

Selain itu, Lembar Jawab Ujian Nasional/LJUN, menyatu dengan soal UN dengan diberi barkode yang sama antara soal dengan LJUN. Dengan begitu LJUN hanya bisa digunakan untuk satu paket soal saja. Format seperti ini untuk SMK hanya untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Matematika. Sementara untuk Ujian Teori Kejuruan hanya 2 paket saja ( A dan B ) dengan LJUN yang terpisah dari lembar soal.

UN dilaksanakan selama 4 hari yaitu mulai tanggal 15 – 18 April 2013. Sebelum UN dilaksanakan terlebih dahulu Ujian Sekolah (US) , yang dilaksanakan mulai tanggal 21 – 27 Maret 2013. Namun sebelum itu dilaksanakan dulu ujian-ujian praktik.

Ujian Sekolah Praktik untuk olah raga, diujikan beberapa cabang diantaranya lari jarak menengah.

Image

Kemudian juga senam lantai, juga cabang-cabang permainan seperti bola voli dan sepak bola.

Image

Image

Ujian Sekolah Praktik untuk Pendidkan Agama Islam juga diujikan, agar lulusan dapat beribadah dengan  benar dan khusu’.

Image

Ujian praktik yang kita kenal dengan istilah Ujian Praktik Kejuruan (UPK), diawali dari kelas dengan program keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM). Pelaksanaannya mulai tanggal 14 – 19 Februari 2013. Paket yang diujikan adalah Paket I , berisikan Melaksanakan Perawatan Berkala Sepeda Motor 4 Tak , Perbaikan Sistem Rem  dan Perbaikan Sistem Pengapian.

Di bawah ini adalah contoh pelaksanaan ujian Melaksanakan Perawatan Berkala Sepeda Motor 4 Tak . Dimana semua paket ujian sudah ditentukan dari pusat (BSNP), dan setiap sekolah penyelenggara UN harus memilih dan menentukan paket tersebut.

Image

Paket berikutnya Perbaikan Sistem Rem Sepeda Motor. Untuk rem depan adalah tipe rem cakram (disc brake), sedangkan roda belakang adalah rem tromol (drum brake).

??????????????????????

Paket ketiga adalah Perbaikan Sistem Pengapian Sepeda Motor. Perhatikan contoh gambar di bawah ini.

??????????????????????

UPK untuk program keahlian Teknik Kendaraan Ringan (TKR), pelaksanaannya dimulai tanggal 20 Februari s,d 9 Maret 2013.  Paket yang dipilih adalah :   Paket II , berisikan Melaksanakan Tune Up Mesin Bensin Konvensional, Melaksanakan Perawatan/Perbaikan Transmisi Manual, Melaksanakan  Perawatan Sistem Kelistrikan  Bodi Kendaraan, Melaksanakan perawatan sistem Starter dan Perbaikan unit kopling.

??????????????????????

Melaksanakan Tune Up Mesin Bensin Konvensional, dikerjakan   dalam waktu 80 menit dengan urutan kerja sesuai SOP yang baku.

??????????????????????

Selesai Tune Up dilanjutkan ; Melaksanakan Perawatan/Perbaikan Transmisi Manual, dari menurunkan box transmisi dari engine, membongkar dan memeriksa sampai dengan memasang kembali.

??????????????????????

Yang ketiga ; Melaksanakan  Perawatan Sistem Kelistrikan  Bodi Kendaraan, perawatan lampu kepala, lampu tanda belok, lampu rem, lampu kabut/kota, klakson dan viper.

??????????????????????

Yang keempat ; Melaksanakan perawatan sistem Starter, urutan kerjanya melepas motor starter dari engine, membongkar, memeriksa, merakit, melakukan tes beban dan memasang kembali ke engine.

??????????????????????

Berikut  yang kelima adalah Perbaikan unit kopling. Diperiksa tebal kanvas, kedalaman paku keeling dan keolengan dari kanvas kopling.

??????????????????????

Paket Soal Ujian Praktek Kejuruan untuk Kompetensi Keahlian Teknik Komputer dan Jaringan ( TKJ ), adalah : Paket III, berisikan ; job satu ;Mengintalasi Perangkat Jaringan Lokal .

??????????????????????

Kemudian pada job yang kedua adalah Mendiagnosis Permasalahan Pengoperasian PC yang Tersambung Jaringan.

??????????????????????

Dua hari sebelum UN dilaksanakan, kami menyelenggarakan doa bersama antara siswa, orang tua siswa, guru , karyawan dan komponen sekolah yang lain. Sebagai umat yang beragama kita memang yakin akan kekuatan doa terhadap apa yang kita inginkan.

??????????????????????

Suasana kelas saat UN berlangsung.

??????????????????????

Peserta UN mendapat bimbingan dari pengawas ruang dalam hal pengisian LJUN agar tidak mengalami kesalahan.

??????????????????????

Hari berikutnya suasana tenang dan penuh semangat dalam mengerjakan soal-soal yang ada.

??????????????????????

Demikianlah serangkaian usaha-usaha yang dilakukan sehingga SMK Widya Karya Purwokerto pada Tahun Pelajaran 2012/2013 dapat meluluskan 100 % dengan hasil yang memuaskan semua pihak.

 

JELAJAH MEDAN PERBUKITAN KARST

Oleh : Basuki Soen

Image

Treking dilaksanakan dalam rangka untuk gladi lapangan calon penegak bantara ambalan Pasopati Gugusdepan 02.2967 yang berpangkalan di SMK Widya Karya Purwokerto. Tujuannya adalah agar peserta didik mempunyai fisik, mental yang kuat, lebih mencintai alam lingkungannya dan mampu untuk hidup mandiri dengan segala keterbatasan.

Image

Treking ini masih merupakan satu paket kegiatan dengan caving gua Patruk pada hari sebelumnya. Waktu pelaksanaannya  28 hingga 30 September 2012. Dengan jumlah peserta 60 orang baik peserta dan penyelenggara (sangga kerja). Route diawali dari dusun Bacok Desa Kalipoh Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen, dan nantinya akan finish di Pantai Logending.

Image

Setelah keluar dari gua Petruk kami bermalam di pinggir hutan yang hanya terdapat satu rumah penduduk, dan kami pilih sebagai basecamp karena disitu terdapat mata air yang tidak pernah kering walaupun di musim kemarau yang panjang. Kepala keluarga yang bernama Pak Parmin sangat senang dengan kehadiran kami, memang begitu keramahan penduduk desa dimanapun kami kegiatan. Kami mendirikan tenda dan bivak sebagai shelter kami bermalam. Pada malam hari suasana begitu hening dengan cuaca yang cukup dingin karena berada di tengah-tengah musim kemarau yang panjang.

Image

Seteleh istirahat, diadakan kegiatan evaluasi perjalanan, untuk mengecek segala sesuatunya. Input dari peserta diharapkan dapat untuk perbaikan pelaksanaan trekking berikutnya.

Image

Pagi menjelang, kami awali dengan senam pagi, untuk tetap menjaga kebugaran dan semangat tim.

Image

Sehabis senam berikut keperluan pribadi, peserta harus bisa membagi tugas, ada yang mandi, ada pula yang memasak. Semua harus tetap jalan sehingga masakan bisa matang  untuk sarapan kita  bersama.

Image

Selesai memasak dan keperluan pribadi dilanjutkan apel pagi.

Image

Kami kemudian makan bersama setelah melaksanakan apel pagi dari hasil masakan masing-masing kelompok/sangga.

Selesai sarapan, ganti pakaian lapangan, bongkar bivak dan paking. Kumpul kembali untuk koordinasi dan pengecekan kesiapan peserta .

Image

Image

Dan kemudian berpamitan dengan Pak Parmin dengan sedikit memberikan bantuan paket sembako dari hasil sumbangan peserta dan sangga kerja.

Image

Sekitar pukul delapan kami mulai bergerak untuk menuju ke pos 1. Dalam waktu 20-25 menit sampai di pos 1, berarti sudah berjalan sekitar 1 km. Ada tugas kelompok yang harus dikerjakan, begitu pula pada pos-pos yang lainnya.

Dari pos 1 terus berjalan menuju ke pos-pos berikutnya melewati alam pedesaan, bukit-bukit dan lembah. Setiap pos kami beri acuan waktu antara 20 – 25 menit, dengan begitu setiap pos mempunyai jarak rata-rata I km.

Image

Image

Pada tempat-tempat tertentu yang alamnya indah, kami tidak lupa mengambil gambar/foto untuk mengabadi keindahan alam ciptaan Allah SWT.

Image

Capek, tapi terbayar dengan pemandangan alam yang menakjubkan yang tidak bosan-bosannya di pandang mata walau dicuaca yang  terik , dimana sinar mentari terpantul kembali dari batu-batu kapur, terasa begitu membakar kulit. Dengan datangnya hembusan angin dari laut kidul, rasa panas itu menjadi adem dan nyaman.

Image

Pada pos 7, dengan jarak sekitar 2 km dari Pantai Logending, kami melakukan tugas latihan kompas. Berlatih navigasi darat, membuat peta lapangan, menentukan posisi dan berjalan menggunakan teknik kompas siang.

Image

Image

Image

Cuaca begitu terik, dengan minum air kelapa muda, uh begitu nikmatnya. Bisa mengganti ion tubuh yang hilang lewat keringat.

Image

Untuk menuju ke pos 7, medan curam menunggu, harus berjalan extra hati-hati agar tidak terpeleset ke jurang. Di dasar jurang terdapat sungai kecil yang airnya begitu jernih bisa utk mengisi persediaan air minum kita.

Image

Image

Pada pos 7, dilakukan latihan kompas sebagai dasar berlatih navigasi darat. Dapat menggunakan kompas bidik dengan benar itulah tujuan yang hendak dicapai.

Image

Membuat peta lapangan dengan scala yang sudah ditentukan, bila sudah jadi untuk berlatih menentukan posisi (resection/intersection). Belajar menentukan koordinat pula dengan peta lapangan ini.

??????????????????????

??????????????????????

Dari pos 7 menuju ke pos 8 ditempuh menggunakan kompas siang yang medannya harus melewati jurang yang cukup dalam. Disini peserta harus pintar memilih lintasan yang aman, tetapi tetap harus mencapai sasaran koordinat yang ditentukan.

Sampai di pos 8, ditempuh dalam waktu hampir satu jam dan waktu sudah tengah hari. Cuaca terik sehigga di pos ini rehat sebentar, kemudian dilakukan evaluasi sebelum kemudian kami berjalan bersama menuju ke basecamp pantai Logending.

hutan jati Logending

Menuju ke Logending kami melewati hutan janti yang teduh di tengah hari yang terik, cukup menyejukkan membuat kami semangat kembali setelah kelelahan melakukan perjalanan . setibanya di pantai kami langsung membangun tenda dan bivak kembali untuk tempat istirahat kami. Jam pun sudah  menunjukkan pukul 14.30, sekitar 45 menit shelter bisa berdiri,berikutnya istirahat keperluan pribadi. Sore dan malam nanti masih ada kegiatan lain yang siap disajikan.

basecamp Logending Pantai Ayah??????

??????????????????????

Tidak satupun peserta yang mengeluh, semuanya puas dan senang dengan trip ini. Alhamdulillah semua peserta sehat sehingga  trekking dapat berjalan sesuai rencana. Haripun ditutup dengan senja jingga di ufuk barat.

??????????????????????

CAVING GUA PETRUK

SUSUR GUA PETRUK
0leh : Drs. Basuki Soen

Image

Salah satu program kerja Ambalan Pasopati Gugusdepan yang berpangkalan di SMK Widya Karya Purwokerto, adalah melaksanakan caving/susur gua untuk pemula. Gua yang ideal untuk itu kami pilih adalah Gua Petruk yang ada di kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen Jawa Tengah. Kegiatan dilaksanakan rutin setiap tahun, pada tahun 2012 pelaksanaanya pada tanggal 28 September 2012.

Image

Berangkat dari Purwokerto pukul 08.00, sampai di terminal Gua Petruk pk. 10.00, lanjut setelah bayar loket masuk obyek wisata segera menuju ke mulut gua yang harus mendaki anak tangga dengan ketinggian sekitar 200 m dari loket masuk.

Image

Setelah berjalan mendaki selama 20 – 25 menit sampailah di mulut gua Petruk yang disambut dengan aroma khas gua, tentu aroma dari kotoran penghuni gua (guano).

Image

Hal pertama yang harus dilakukan adalah melakukan persiapan fisik dan mental, diantara dengan pengecekan perlengkapan perjalanan yang kemudian di paking dengan benar karena rute yang akan dilewati adalah rute basah dengan sungai bawah tanahnya. Tidak lupa dijelaskan tentang kode etik masuk gua , yaitu :

  1. Tidak boleh mengambil sesuatu kecuali gambar/foto
  2. Tidak boleh meninggalkan sesuatu kecuali jejak
  3. Tidak boleh membunuh sesuatu kecuali waktu

Persiapan selesai, mulai masuk ke perut bumi, berjalan pelan satu persatu dengan senter sebagai alat penerangan utama.

Image

Seratus meter dari mulut gua, memasuki area sarang kelalawar dimana lantai gua basah dan becek oleh kotoran kelelawar yang sudah berupa lumpur hitam dengan bau yang menyengat.

Image

Semakin ke dalam semakin terlihat ornamen-ornamen gua yang begitu menakjubkan, kita seperti masuk ke dunia lain. 

Image

Trek semakin menyempit, harus bergerak merunduk, merangkak bila perlu merayap, tetap semangat.

Image

Dari merunduk masuk pada ruang yang agak tinggi dengan susunan batu menggantung mirip payu dara, maka oleh penduduk lokal disebut batu payu dara.

Image

Kembali harus merunduk untuk mencapai ruang yang lebih dalam ke rah timur dimana gua ini membujur dari arah barat dengan panjang 750 m lebih kurangnya.

Image

Sekarang kita harus melewati lubang tikus agar bisa tembus ke chamber yang lebih luas. Udara semakin pengap yang bisa menguras stamina lebih cepat.

Image

Wah kita masuk ke ruang bioskop nih, ternyata di dalam terdapat ruang yang lebar mirip ruang teather 2 in 1.

Ruang rendah hanya bisa duduk jongkok, sebagai terminal untuk mulai melewati trek basak sungai bawah tanah.

Image

Watu dandang merupakan pintu gerbang untuk memasuki trek tersulit, medan aliran sungai bawah tanah, hmm adem dingin dingin empuk.

Image

Nah lo basah kan, makanya perkap kita tadi telah kita save packing waterproof.

Image

Ayo mba’ tembus terus arus sungainya, adem kan ? Hem , bener kak, atis anyep.

Image

Begini loh caving yang aman, seperti saya pake helm, wearpack and spotlight; percaya dehh.

Image

Ikutan basah dehh, tapi asyik , petualangan yang mengesankan.

Image

Keluar dari air, bukan hal mudah, karena kita harus merangkak dan merayap lagi untuk tembus pada chamber berikutnya.

Image

Nahh, akhirnya setelah berjalan hampir 2 jam, pintu keluar kita lamat-lamat mulai terlihat. Ada cahaya dari luar menembus masuk ke gua, suatu pemandangan yang indah.

Image

Pintu kecil agar kita bisa keluar, yang gendut wajib sedikit dikempeskan agar bisa lewati gerbang keluar gua.

Image

Horree akhirnya kita berhasil tembus gua Petruk sejauh hampir 800 m ini, sungguh begitu mengesankan.

Image

Mari kita treking lagi menuju ke pemukiman. Jalur mendaki naik 300 m dari pintu keluar gua.

Image

Image

Bivak kami, tempat untuk istirahat malam ini.

Image

Memasak untuk pegisi perut yang kosong pengganti energi yang hilang.

Image

 

 

 

 

Aktifitas Siswa

GLADIAN KEPEMIMPINAN

Gladian Kepemimpinan Satuan Ambalan Pasopati Gugusdepan Banyumas 02.2967 Pangkalan SMK Widya Karya Purwokerto masa bakti 2012/2013, merupakan program kegiatan yang bersifat pendidikan. Dalam kegiatan ini diharapkan dapat mendidik dan melatih anggota ambalan menjadi calon pemimpin di masa depan yang tangguh, cakap serta tanggap terhadap lingkungannya. Selain itu, gladian ini sebagai upaya mengembangkan potensi kepemimpinan anggota untuk mengelola ambalan penegak pada periode berikutnya.

Gambar

 T U J U A N :

  1. Memberikan wahana pembinaan kepemimpinan bagi anggota Pramuka.
  2. Memberikan nuansa tertentu agar peserta didik dapat bertindak mandiri, kreatif dan penuh inisiatif.
  3. Forum kaderisasi kepemimpinan ambalan
  4. Memberikan keterampilan memimpin dan mengelola ambalan gugusdepan.

Gambar

Kegiatan gladian dilaksanakan selama 3 (Tiga) hari mulai pada hari Kamis, 09 Mei  2013 s.d Sabtu, 11 Mei 2013. Kegiatan dilaksanakan di Grumbul Kalongbalik RT.05 / RW. 03 Desa Kalikesur Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas.

Gambar

Gambar

 

Materi Kegiatan :

  1. Kontrak belajar, Pre Test dan Pos Test.
  2. Dinamika Kelompok
  3. Tata Upacara dan PBB.
  4. Undang-undang Gerakan Pramuka
  5. Tata Adat Ambalan
  6. Kepemimpinan Situasional
  7. Komunikasi dan Kerjasama
  8. Pemecahan Masalah dan Pengambilan Keputusan
  9. Manajemen Organisasi
  10. Penyusunan Program Kerja
  11. Administrasi dan Kesekretariatan
  12. Evaluasi dan Pelaporan
  13. Penjelajahan dan Perkemahan dan Bakti Masyarakat.

Gambar

Kegiatan secara umum dapat berjalan sesuai rencana, tahap demi tahap. Peserta, sangga kerja dan pembina merasa senang dan terkesan dengan kegiatan itu. Materi yang selalu dibungkus dengan game edukatif membuat suasana belajar begitu hidup dan menyenangkan.

Gambar

Kegiatan dengan basis survival, memberikan pengalamann hidup di alam bebas dengan kebutuhan hidup minimalis, peserta didik hidup dengan apa yang mereka bawa.

Gambar

Mereka dibawa ke alam agar lebih mengenal alam Indonesia yang terbentang luas di bumi Tuhan Sang Pencipta. Capek, lelah akan hilang bila puncak yang dituju dapat diraih. 

Gambar

Gambar

Gambar

Kegiatan Pramuka akan selalu menarik bagi generasi muda, dengan metoda bermain di alam bebas. Disini banyak sekali unsur karakter yang dapat dibentuk, seperti kejujuran, kerja sama, menghargai waktu dll sebagainya. Kegiatan diakhiri dengan bakti masyarakat dengan sedikit memberikan paket sembako untuk keluarga kurang mampu.

Gambar

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.